Wednesday, February 4, 2015

Download Buku SD Kelas 3

Download Buku SD Kelas 3

Written By Anisa indra on Selasa, 23 Juli 2013 | 08.08


Pelajar Sekolah Dasar
Sumber: google.com


Daftar: buku sekolah dasar kelas 3

Download Buku SD Kelas 2

Download Buku SD Kelas 2

Written By Anisa indra on Minggu, 21 Juli 2013 | 08.16


Pelajar Sekolah Dasar
Sumber: google.com


Daftar: buku sekolah dasar kelas 2

DAFTAR BUKU KELAS 1

                                    SILAHKAN DOWNLOAD DAFTAR BUKU KELAS 1

 Daftar: buku sekolah dasar kelas 1 


Mengenal linux ubuntu

Mengenal linux ubuntu

Written By Anisa indra on Sunday, May 08, 2011 | 7:43 PM


Linux Ubuntu merupakan salah satu Linux yang paling populer di dunia.
Kepopuleran Ubuntu dikarenakan kemudahannya untuk mendapatkan Ubuntu, yaitu: kita tinggal memesan langsung dari situsnya, kemudian akan segera dikirim, tanpa diminta bayaran sedikitpun dari perusahaan Canonical Ltd yang sebagai sponsor sistem operasi Linux Ubuntu. 



Kegunaan beberapa program aplikasi

Written By Anisa indra on Wednesday, May 11, 2011 | 5:50 AM


Pada sistem operasi, tentunya memerlukan beberapa Program tambahan untuk bisa memaksimalkan kerja komputer, dan diantaranya yaitu Program antivirus dan Program untuk penulisan data ke CD atau DVD. Selanjutnya, lihat artikel Program antivirus dan Program untuk penulisan data ke CD atau DVD pada link berikut (dibawah ini).


Antivirus

Saat ini, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan komputer di berbagai sektor kehidupan yang dikenal dengan istilah komputerisasi, meningkatlah pula penyalahgunaan dari komputer tersebut dan salah satunya adalah virus. Virus merupakan suatu Program yang dibuat dengan tujuan negatif, yaitu untuk mengambil keuntungan dari kelalaian orang lain dalam menggunakan komputer. Perkembangan virus setiap harinya terus bertambah. Dan oleh karena itu, maka diperlukan suatu Program aplikasi khusus untuk mengatasi masalah virus tersebut, yaitu: Antivirus.

Program antivirus banyak macamnya. Ada yang berbayar (komersial), shareware, dan freeware. Contoh antivirus yang banyak digunakan dan bersifat komersial atau juga shareware, adalah: Norton Antivirus, McAfee, Bitdefender, AVG, dan Avira antivir. Sedangkan antivirus yang gratis namun tidak kalah bagusnya dengan yang komersial di antaranya: PCMav, Ansav, ClamAV, dan Avast.

Berikut ini, adalah antivirus yang digunakan pada sistem operasi Linux Ubuntu, yaitu Avast. Untuk bisa menggunakan Avast, kita harus terlebih dahulu men-download Avast dari situs:
(http://www.avast.com/eng/download-avast-for-Linux-edition.html)
dengan ukuran filenya kurang lebih 28 MB. Langkah berikutnya, yaitu memasang (menginstall) Avast ke Ubuntu dan menggunakannya. Cara untuk pemasangan Avast ke Ubuntu adalah sebagai berikut:

a). Buka Program Terminal dari panel menu bar, kemudian masuk sebagai root dengan mengetik 'sudo su', dan tekan 'enter'. Kemudian, masukkan'password' rootnya.


b). Masuk ke direktori, yaitu tempat file avast yang telah di-download tadi.


c). Ketikkan: 'sudo dpkg –i avast4workstation_1.3.0-2_i386.deb' dan tekan enter.


d). Restart komputernya dengan ketik reboot, tekan enter dan tunggu prosesnya.
e). Buka Program avast yang telah dipasang ke komputer.


f). Bila meminta kode, silakan ketik: W42401865H3600A1106-7H6T0YFH
g). Berikut ini gambar file Program avast yang telah aktif.


h). Untuk menggunakan Avast Antivirus, pertama kali tentukan tempat yang akan discan pada bagian Select folders to scan.
i). Kemudian, tentukan jenis scan, apakah cepat (quick), standar, atau mendalam (Thorough), dan untuk melihat file yang terkompresi, centang Test archives.
j). Setelah itu klik tombol Start scan.
k). Bila ingin menambahkan data file virus hingga antivirus bisa bekerja lebih maksimal dan bagus, klik tombol Update Database. Namun, sebelumnya kita harus yakin, kalau komputer kita telah bisa koneksi internet. 

Program untuk menuliskan data ke keping cd atau dvd

Salah satu Program utiliti yang sangat berguna dalam menyimpan data adalah CD atau DVD Burning. Contohnya adalah: Nero Burning Room yang ada pada Windows, K3B yang ada di Linux. Cara penggunaan K3B adalah sebagai berikut. 


Membuat presentasi dengan openoffice impress

Written By Anisa indra on Thursday, May 12, 2011 | 4:57 AM


Program aplikasi yang berguna untuk menyampaikan informasi melalui presentasi adalah OpenOffice.Org Impress, atau OpenOffice.Org Presentation. OpenOffice.Org Impress merupakan salah satu paket dari aplikasi perkantoran OpenOffice.Org yang sudah terpasang secara langsung, bila kita memasang sistem operasi Linux ke komputer. OpenOffice.Org termasuk dalam suatu aplikasi free software yang dapat kita download pada:
http://www.OpenOffice.org


Mengenal perangkat lunak pengolah kata

Mengenal perangkat lunak pengolah kata

Written By Anisa indra on Thursday, June 23, 2011 | 10:54 PM


Sebagai paket office yang semakin populer, openoffice.org menawarkan sejumlah kelebihan baik dari sisi lisensi ataupun teknis. Apa saja kelebihan openoffice.org dibanding microsoft office?.


Boleh dikatakan hampir tidak ada pengguna komputer aktif yang tidak mengenal paket office microsoft office. Sebagian pengguna komputer bahkan tidak bisa bekerja produktif tanpa produk tersebut. Sudah bertahun-tahun lamanya, microsoft office menguasai pasar. Pengguna semakin termanjakan dan tergantung. Harga lisensi penggunaan ms office memang cukup berpotensi untuk membuat jantungan. Harga satu paket lengkap bahkan bisa lebih mahal dari hardware komputer yang cukup baru.

Dari sisi fitur, harus diakui openoffice.org belum bisa dibandingkan dengan microsoft office. Namun, sebagian besar pengguna sebenarnya hanya membutuhkan sebagian kecil fungsionalitas yang sudah dipenuhi dengan baik oleh openoffice.org. Openoffice.org datang dengan semua komponen office yang dibutuhkan untuk bekerja dalam sehari-hari.

Selain itu, openoffice.org juga datang dengan berbagai fitur lain, yang bahkan belum bisa disediakan oleh microsoft office. Kita akan bicara sepuluh diantaranya: 

  • Ketersediaan source code
  • Berjalan pada banyak platform
  • Kompatibel dengan microsoft office dan format office lainnya
  • Format open-document yang terbuka dan fleksibel
  • Ekspor ke pdf dan format lain dengan mudah
  • Macro dalam berbagai bahasa pemrograman
  • Akses database yang luas dan transparan
  • Wizard untuk konversi dokumen ms office
  • Sangat customizeable
  • User interface yang konsisten antar komponen
Arsitektur program openoffice.org dan sistem komponennya dikembangkan dengan sangat baik. Salah satu akibatnya, user interface writer, calc, impress dan komponen lain sangatlah konsisten. Kita bahkan bisa membangun macro untuk memanggil komponen tertentu dari openoffice.org.

Bisa kita lihat, openoffice.org bukanlah proyek main-main. Openoffice.org sangatlah layak untuk digunakan dan diandalkan untuk membantu kita tetap produktif. Jangan pernah terus tergantung pada sesuatu. Ketergantungan itu tidak akan pernah selesai, apabila kita tidak berusaha keras untuk melepaskan diri.

Dari: http://iddonk.wordpress.com/2008/07/29/10-kelebihan-openofficeorg/
Tanggal: Kamis, 12 Februari 2009 | 08:58 WIB


Menggunakan keyboard dan mouse

Written By Anisa indra on Tuesday, August 02, 2011 | 6:34 AM


Keyboard dan mouse, merupakan bagian dari perangkat komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data ke dalam komputer (teks, angka), dan memilih atau mensortir menu atau ikon tertentu.

1. Menggunakan tombol pada keyboard:

Keyboard atau papan ketik, adalah peralatan untuk memasukkan data dengan cara mengetik. Keyboard terdiri atas tombol huruf, tombol angka dan tombol simbol atau karakteristik khusus. Pada keyboard, juga terdapat lampu indikator. Tombol pada keyboard dikelompokkan ke dalam empat kelompok, yaitu: kelompok kanan, kelompok kiri, kelompok tengah dan kelompok atas. Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf dari: A sampai Z, tombol angka (numerik) 0 sampai 9, tombol karakter khusus seperti: @? > < # $ % ^ &! * ( ) ~? | ", tombol fungsi seperti: F1 sampai F12, dan tombol-tombol lainnya.
Ketika kita mengetik kalimat atau teks yang kita ketik, maka kalimat atau hasil dari ketikan kita tersebut akan ditampilkan pada layar monitor. Kita juga dapat menghapus atau menambahkan kata-kata dengan cara yang bebas, tanpa harus menggunakan alat-alat tambahan.

2. Menggunakan Mouse:

Mouse, juga dikenal dengan istilah tetikus, dan ini mungkin karena bentuknya yang mirip tikus. Mouse ini berfungsi sebagai alat penunjuk untuk memilih menu atau ikon pada saat menjalankan sebuah program komputer. Pada saat ini, hampir semua sistem operasi komputer sudah berbasis grafis, sehinggga tidak perlu lagi mengetikkan perintah seperti pada komputer dengan modus teks.

Mouse memiliki dua tombol tekan, yaitu: tombol kiri dan tombol kanan, dan ada juga mouse yang memiliki tiga tombol yang berada di tengah, dan disebut dengan sebutan tombol scroll, dan berfungsi sebagai tombol putar yang dapat diputar ke arah depan dan belakang. Supaya mouse dapat digunakan dengan lebih baik, maka diperlukan pad. Pad adalah alas tempat mouse digerak-gerakan.

Sekarang ada beberapa hal yang kita pelajari tentang tombol ini: 

  1. Klik: berarti menekan tombol kiri mouse satu kali.
  2. Klik ganda: berarti menekan tombol kiri mouse dua kali dengan cepat.
  3. Drag: klik tombol kiri mouse dan ditahan, kemudian digeser.
  4. Klik kanan: berarti mengaktifkan menu baru pada teks yang dipilih.


Home » » Menggunakan menu dan ikon pada openoffice.org writer

Menggunakan menu dan ikon pada openoffice.org writer

Written By Anisa indra on Thursday, August 04, 2011 | 9:13 PM

Menggunakan menu dan ikon untuk membuat dokumen baru

Kita dapat membuka dan membuat dokumen baru yang akan kita tulis di program aplikasi OpenOffice.org Writer. Pada program pengolah kata OpenOffice.org Writer menyediakan ada tiga cara, yaitu:

1. Menggunakan Menu Bar pada jendela drop-down menu File:

a. Klik menu File.
b. Pilih New.
c. Klik pilihan Text Document.

2. Menggunakan shortcut, yaitu: Ctrl + N
3. Menggunakan ikon New bergambar pada menu toolbar standar. 

Menggunakan menu dan ikon untuk mengedit dokumen



Untuk menyalin suatu teks tertentu atau perintah Copy, yaitu lakukan seleksi terhadap teks yang akan disalin tersebut. Kemudian, lakukan salah satu dari langkah yang berikut ini:


a. Memilih menu Edit > Copy.
b. Menekan kombinasi pada keyboard, Ctrl + C.
c. Mengklik tombol Copy pada menu toolbar standar.

Untuk memotong suatu teks tertentu pada dokumen atau perintah Cut, yaitu: lakukan seleksi terhadap teks yang akan disalin tersebut. Kemudian, lakukan salah satu dari langkah berikut ini:

a. Memilih menu Edit > Cut.
b. Menekan kombinasi pada keyboard, Ctrl + X.
c. Mengklik tombol Cut pada menu toolbar standar.

Sedangkan untuk menempelkan suatu teks yang dipilih dari perintah cut dan copy, lakukan dengan perintah Paste, dengan cara meletakkan kursor pada posisi dimana teks tersebut akan ditempelkan, kemudian lakukan salah satu langkah yang di bawah ini:

a. Memilih menu Edit > Paste.
b. Menekan kombinasi pada keyboard, Ctrl + V.
c. Mengklik tombol Paste pada menu toolbar standar.

Selain proses penempelan biasa, OpenOffice.org Writer juga menyediakan proses penempelan khusus yang disebut dengan Paste Special, yaitu dengan cara meletakkan kursor pada posisi di mana teks tersebut akan ditempelkan dan lakukan salah satu langkah di bawah ini:

a. Memilih menu Edit > Paste Special.
b. Menekan kombinasi pada keyboard, Ctrl + Shift + V.
c. Mengklik tombol segitiga kecil tepat berada di sebelah kanan tombol Paste pada menu toolbar standar. 

Menggunakan menu dan ikon untuk membatalkan dan mengulang perintah

Jika karena ada suatu ketidak-sengajaan anda salah saat melakukan penyuntingan dalam membuat penulisan dokumen menjadi lebih buruk, anda dapat melakukan pembatalan didalam penyuntingan teks dokumen yang telah dilakukan.
Untuk membatalkan tindakan tersebut yang perlu anda lakukan adalah dengan cara:

a. Memilih menu Edit > Undo.
b. Menekan kombinasi pada keyboard, Ctrl + Z.
c. Mengklik tombol ikon pada menu toolbar standar.

Sedangkan jika pembatalan dari penyuntingan dokumen tersebut anda batalkan, maka anda dapat mengulangi kembali tindakan terakhir tersebut dengan melakukan beberapa cara, yaitu di antaranya dengan:

a. Memilih menu Edit > Redo.
b. Menekan kombinasi pada keyboard, Ctrl + Y.
c. Mengklik tombol ikon pada menu toolbar standar. 

Menggunakan menu dan ikon untuk menyimpan dokumen

Untuk proses penyimpanan dokumen pada program aplikasi OpenOffice.org Writer tersebut, anda dapat melakukannya dengan menu atau ikon.
Langkah-langkah penggunaanya adalah sebagai berikut:

a. Memilih menu File > Save.
b. Menggunakan tombol kombinasi pada keyboard, Ctrl + S.
c. Mengklik tombol ikon disket pada menu toolbar standar. 

Menggunakan menu dan ikon untuk format karakter

Format karakter digunakan untuk menentukan bentuk dari teks yang akan ditampilkan dalam dokumen. Format yang dapat diatur misalnya seperti: jenis font, efek font, letak teks, warna latar belakang dan hyperlink.
Proses format karakter pada program aplikasi OpenOffice.org Writer melalui kotak dialog karakter yaitu mengaktifkan menu: Format > Character. 

Menggunakan menu dan ikon untuk mengatur perataan paragraf

Posisi teks atau suatu paragraf dalam dokumen dapat kita atur sesuai keingian. Posisi ini berfungsi sebagai perataan paragraf dan ada empat, yaitu: rata kiri, rata tengah, rata kanan dan rata kiri-kanan.
Untuk mengatur perataan paragraf, yaitu dengan cara melakukan seleksi terhadap teks atau paragraf yang akan di-format tersebut. Kemudian, lakukuan pada salah satu langkah di bawah ini:

a. Memilih menu Format > Paragraph > Alignment.
b. Mengklik tombol ikon pada menu formatting toolbar. 

Menggunakan menu dan ikon untuk membuat nomor urut

Daftar angka adalah suatu bentuk daftar dari item, dan setiap item pada daftar tersebut diberi berupa angka atau huruf ter-struktur.
Proses pembuatan daftar angka ini pada dokumen program aplikasi OpenOffice.org Writer memiliki beberapa cara, yaitu:

a. Memilih menu Format > Bullets and Numbering.
b. Menggunakan tombol kombinasi pada keyboard, Alt+O+B.
c. Mengklik tombol ikon pada menu formatting toolbar.

TIPS: Untuk mempercepat waktu pengeditan teks, atau terjadi kesalahan dalam penulisan, kita bisa menggunakan semua ikon-ikon yang ada pada menu Toolbar standar.


Alat Pancing – Proyektor – Alat Pijat – Alat Kejut Listrik – AlQuran Digital – Pembesar Payudara 

Persentasi ukuran halaman

Mengatur ukuran/jenis kertas

Written By Anisa indra on Wednesday, November 23, 2011 | 5:34 PM


Agar dapat mencetak dokumen lembar kerja dengan baik, kita perlu melakukan pengaturan halaman, margin, header dan footer serta bagian-bagian lembar kerja yang akan dicetak. Berikut ini adalah tampilan dari kotak dialog format halaman pada OpenOffice Calc:


Mengatur Ukuran/Jenis Kertas

Pengaturan hasil pencetakan tidak terlepas dari pengaturan ukuran kertas, karena setiap pencetakan tidak selalu menggunakan ukuran yang sama. Penggunaan ukuran kertas dapat berubah-ubah sesuai kebutuhan. Untuk mengubah ukuran kertas dapat dilakukan dengan langkah-langkah seperti berikut:
  1. Pilih Menu: Format -> Page
  2. Pada kotak dialog 'Page Style:default' seperti pada Gambar 6.40, pilih menu drop down pada bagian Paper Format: Format
  3. Beberapa jenis format, jenis kertas yang sering digunakan antara lain: Letter, Legal, A4, B5, dan lain-lain
  4. Klik OK jika sudah memilih jenis ukuran/jenis kertasnya.

Orientasi halaman

Written By Anisa indra on Friday, November 25, 2011 | 4:42 AM


Orientation merupakan bagian yang digunakan untuk mengatur tata letak kertas. Pilihan yang digunakan adalah tegak (portrait) dan menyamping (landscape).



Persentasi ukuran halaman

Written By Anisa indra on Friday, November 25, 2011 | 9:45 PM


Pengaturan persentasi ukuran halaman dapat ditemukan pada Tab Sheet yang berada pada kotak: Format -> Page (paling ujung). Persentasi ukuran halaman dapat menentukan skala pencetakan. Terdapat dua opsi pada bagian pengaturan persentasi ukuran halaman, yaitu: Scaling Mode dan Scaling Factor.


Scaling Mode: akan memadatkan isi hasil pencetakan menjadi sejumlah halaman yang ditentukan.
Scaling Factor: jika kotak tersebut diisi dengan 100, maka artinya normal, sedangkan jika lebih tinggi lagi berarti diperbesar dan apabila kurang dari 100 berarti diperkecil. 

Menambahkan header dan footer

Menambahkan header dan footer

Written By Anisa indra on Friday, November 25, 2011 | 5:51 AM


Untuk membuat tampilan pencetakan lebih menarik, akan lebih baik apabila dibuat suatu baris tambahan di bagian atas dan bawah dari halaman yang disebut: header dan footer. Tampilan header dan footer juga dapat dilihat sebagai judul yang muncul pada setiap halaman atau beberapa halaman tertentu. Selain itu, header dan footer biasanya digunakan untuk memberi nomor halaman atau memberi identitas pada hasil cetakan.

Untuk membuat header dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: 

  1. Pilih menu: Format -> Page.
  2. Pada kotak dialog 'Page Style:default' pilih tab: 'Header'.
  3. Pada Option Header: Checklist Header On agar fasilitas Header aktif.

  4. Masukkan ketentuan batas-batas header seperti: Left Margin, Right Margin, Spacing dan Height sesuai kebutuhan
  5. Jika ingin menambahkan Header secara manual, klik tombol 'Edit', sehingga muncul kotak dialog seperti di bawah ini:

  6. Masukkan keterangan header, misal kata: File Latihan Calc 6 pada salah satu posisi Left Area, Center Area, atau Right Area.
  7. Kalau sudah, klik OK.
Sedangkan untuk membuat Footer, dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: 
  1. Pilih menu: Format -> Page
  2. Pada kotak dialog 'Page Style:default' pilih tab: 'Footer'
  3. Pada Option Footer: Checklist Footer On agar fasilitas Footer aktif.

  4. Masukkan ketentuan batas-batas footer seperti: Left Margin, Right Margin, Spacing dan Height sesuai kebutuhan
  5. Jika ingin menambahkan Footer secara manual, klik tombol 'Edit', sehingga muncul kotak dialog seperti di bawah ini:

  6. Masukkan keterangan footer, misal kata: TIK – SMT pada Left Area, dan kata: Halaman 1 pada Right Area.

Tuesday, February 3, 2015

fasilitas page preview

Menggunakan fasilitas page preview

Written By Anisa indra on Tuesday, November 29, 2011 | 12:08 PM


Setelah selesai menyimpan lembar kerja, selanjutnya sampai pada tahap pencetakan. Pada saat akan mencetak lebar kerja, ada baiknya terlebih dahulu melihat bentuk hasil pencetakan lembar kerja di layar monitor. Hal ini akan sangat membantu untuk memeriksa hasil cetakkan sebelum dicetak ke printer.

Menggunakan Fasilitas Page Preview

Jika akan mencetak, sebelumnya lakukan pemeriksaan terhadap isi lembar kerja dengan fasilitas Page Preview agar hasil cetakan sesuai dengan yang diinginkan. Berikut ini, merupakan langkah-langkah untuk menampilkan hasil cetakan di layar monitor:

Pilih menu: File -> Page Preview, atau dengan menekan tombol pada toolbar standard. Selanjutnya, akan ditampilkan jendela preview yang menampilkan lebar kerja secara keseluruhan yang akan dicetak.

Pada jendela Preview, terdapat beberapa tombol yang dapat digunakan. Berikut ini keterangan tombol-tombol yang terdapat pada jendela preview:

Mencetak dokumen ke printer

Mencetak dokumen ke printer

Written By Anisa indra on Tuesday, November 29, 2011 | 11:21 PM


Untuk mencetak ke printer, sebelumnya printer harus sudah terinstall, dan dalam keadaan aktif. Untuk mengecek printer yang sudah terinstal di komputer dapat dilakukan dengan perintah: File -> Printer Settings, maka akan muncul kotak dialog printer setting sebagai berikut:

Berikut langkah-langkah untuk mencetak dokumen ke printer: 
  • Pilih Menu: File -> Print atau dengan menekan ikon printer pada toolbar standard.
  • Selanjutnya akan tampil kotak dialog Print.

  • Aturlah pencetakan lembar kerja yang meliputi:
    • Printer: mengetahui pilihan, status dan lokasi printer.
      Name, tentukan nama printer yang sudah terinstall di komputer.
      Properties, mengatur fasilitas yang ada pada printer.
      Print To File, pilih opsi ini jika kamu akan mencetak dokumen dalam bentuk file yang lain.
    • Print: All Sheets, mencetak seluruh sheets.
      Selected Sheets, mencetak hanya pada sheet yang terseleksi.
      Selected Cells,mencetak sel tertentu dalam sheet.
    • Copies: (menentukan jumlah salinan lembar kerja yang akan dicetak).
      Number of copies, menentukan jumlah cetakan.
      Collates, mencetak semua halaman terlebih dahulu baru kemudian mencetak salinannya.
    • Print Range: (Menentukan letak halaman yang akan dicetak).
      All Pages, mencetak semua halaman pada lembar kerja.
      Pages, mencetak dari halaman tertentu.
  • Jika sudah selesai tekan OK.

Bekerja dengan formula

Bekerja dengan formula

Written By Anisa indra on Sunday, April 07, 2013 | 11:53 PM


Tentu kita pernah ke supermarket ketika akan membeli kebutuhan kita sehari-hari. Perhatikan, setelah kita memilih barang-barang yang akan dibeli kemudian kita menyerahkannya ke kasir, bukan? Apa yang dilakukan kasir?. Dia akan melakukan perhitungan terhadap barang-barang yang akan kita beli. Kalau ternyata kasir itu melakukan perhitungan dengan kalkulator, berapa lama yang dibutuhkan untuk menghitung barang belanjaan yang kita beli? tentu saja lama sekali.

Seorang bendahara osis di sekolah tentu diharuskan untuk membuat rencana anggaran pendapatan belanja osis (rapbo), atau membuat laporan keuangan dari kegiatan yang akan dan telah di lakukan. Pekerjaan ini membutuhkan proses hitung menghitung dan jika kita membuatnya hanya dengan mesin ketik, pasti membutuhkan alat bantu lain untuk menghitungnya yaitu kalkulator.

Openoffice.org calc pada linux sama persis dengan microsoft office excel pada windows. Program ini memiliki fasilitas untuk melakukan proses perhitungan. Apapun perhitungannya dapat dikerjakan dengan mudah dan cepat tanpa harus menggunakan kalkulator. Masih banyak profesi lain yang bekerja menggunakan proses perhitungan, cobalah kita mencari profesi apa sajakah itu?

Sejarah internet dunia

Sejarah internet dunia

Written By Anisa indra on Wednesday, January 11, 2012 | 5:24 AM


Internet adalah jaringan dari komputer yang saling terkait. Internet memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi melalui berbagai kanal yang di Internet. Biasanya, sebuah komputer yang tersambung ke Internet dapat mengakses informasi dari banyak server yang di Internet maupun di berbagai komputer yang tersambung. Melalui sambungan yang sama, sebuah komputer dapat mengirimkan informasi ke server di jaringan. Informasi tersebut dapat di akses dan di ubah oleh berbagai komputer yang saling tersambung.

Sejarah internet dunia

Sejarah Internet dimulai pada tahun 60-an, ketika 'Levi C. Finch dan Robert W. Taylor' mulai melakukan penelitian tentang jaringan global dan masalah interoperabilitas. Selanjutnya, beberapa program penelitian mulai dilakukan untuk melihat mekanisme pengaitan jaringan komputer yang menggunakan saluran fisik yang berbeda. Salah satu solusi yang muncul dari penelitian-penelitian tersebut adalah: 'teknik packet switching'. Pada teknik packet switching, data atau file berukuran besar yang akan dikirim melalui jaringan komputer terlebih dahulu dipotong menjadi paket kecil-kecil agar lebih mudah ditangani dan lebih Andal. Peneliti utama dalam pengembangan packet switching ini adalah: 'Donald Davies (NPL), Paul Baran (RAND Corporation), Leonard Kleinrock dan kawan-kawan (MIT) serta UCLA Research Programs'.

Pada tahun 1969, Robert Taylor yang baru dipromosikan sebagai kepala kantor pemrosesan informasi di DARPA (Badan Riset Angkatan Bersenjata Amerika Serikat) bermaksud mengimplementasikan ide untuk membuat sistem jaringan yang saling terhubung. Bersama Larry Robert dari MIT, Robert Taylor memulai proyek yang kemudian dikenal sebagai ARPANET. Sambungan pertama ARPANET terbentuk antara University of California, Los Angeles (UCLA) dan Stanford Research Institute (SRI) pada jam 22:30 tanggal 29 Oktober 1969. Pada tanggal 5 Desember 1969, ada dua jaringan lagi yang bergabung, yakni: 'University of Utah dan University of California, Santa Barbara'. Sehingga, total terdapat empat (4) simpul jaringan. ARPANET yang berbasis pada teknologi ALOHAnet berkembang sangat cepat. Pada tahun 1981, jumlah simpul yang tersambung menjadi 213.

Selain jaringan untuk penelitian seperti ARPANET dan X.25, para penggemar komputer juga mengembangkan teknik jaringan sendiri yang kemudian cukup populer, yaitu: 'UUCP'. Masalah terbesar pada teknik ini adalah bagaimana supaya berbagai jenis peralatan jaringan seperti: telepon, radio, kabel jaringan lokal LAN yang secara fisik sangat berbeda dan dapat berkomunikasi satu sama lain. Keberagaman media fisik jaringan mendorong pengembangan tata-cara komunikasi (protokol komunikasi) yang mampu melakukan internetworking, sehingga banyak jaringan kecil dapat saling tersambung menjadi satu, dan menjadi jaringan komputer yang sangat besar.

Kumpulan tata cara komunikasi atau protokol Internet memungkinkan jaringan komputer dibangun menggunakan saluran fisik yang berbeda. Dalam bahasa yang sederhana, komputer yang terhubung menggunakan telepon, dapat berkomunikasi dengan komputer yang tersambung ke jaringan LAN maupun jaringan radio. Hal ini mendorong terjadinya inter-network (antar jaringan) secara global yang kemudian hari, kita kenal sebagai: 'Internet'.

Komersialisasi dan privatisasi Internet mulai terjadi pada tahun 1980-an di Amerika Serikat dengan di ijinkannya Internet Service Provider (ISP) untuk beroperasi. Internet mulai booming pada tahun 1990-an, dan menjadi kunci pemicu perubahan dalam budaya dan dunia usaha. Internet menawarkan pola komunikasi cepat dengan menggunakan e-mail, diskusi bebas di forum, dan Web. 

Sejarah internet indonesia


Sejarah internet indonesia

Written By Anisa indra on Thursday, January 12, 2012 | 3:04 AM


Sejarah internet Indonesia bermula pada awal tahun 1990-an. Saat itu, jaringan Internet di Indonesia lebih dikenal sebagai Paguyuban Network. M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, Onno W. Purbo adalah sejumlah nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia (tahun 1992 hingga 1994). Masing-masing telah menyumbangkan keahlian dan dedikasinya dalam membangun fondasi jaringan k

 

omputer dan Internet di Indonesia.

Tulisan-tulisan awal mengenai Internet di Indonesia terinspirasi oleh kegiatan amatir radio pada tahun 1986, khususnya di Amatir Radio Club (ARC) ITB. Bermodal pesawat radio pemancar Single Side Band (SSB) Amatir Radio Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV), belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), dan Suryono Adisoemarta (N5SNN) berguru pada para senior amatir radio seperti Robby Soebiakto (YB1BG), almarhum Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV) melalui band amatir radio 40 m atau 7 MHz. Mereka mulai mendiskusikan teknik membangun jaringan komputer dengan radio menggunakan teknologi radio paket.

Robby Soebiakto yang waktu itu bekerja di PT. USI IBM Jakarta merupakan pakar di antara para amatir radio di Indonesia, khususnya di bidang komunikasi data packet switching melalui radio yang dikenal sebagai radio paket. Teknologi radio paket TCP/IP untuk Internet kemudian diadopsi oleh rekan-rekan Robby Soebiakto di BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet antara tahun 1992-1994.

Pada tahun 1988, melalui surat pribadi, Robby Soebiakto mendorong Onno W. Purbo yang saat itu berada di Hamilton, Ontario, Kanada untuk mendalami teknik jaringan Internet berbasis protokol TCP/IP. Robby Soebiakto meyakinkan Onno W. Purbo, bahwa: masa depan teknologi jaringan komputer di dunia akan berbasis pada protokol TCP/IP. Hal ini yang di kemudian hari memicu penulisan buku-buku jaringan komputer Internet berbasis TCP/IP oleh Onno W. Purbo, maupun rekan-rekan penulis lainnya di Indonesia untuk memandaikan rakyat Indonesia akan teknologi Internet.

Robby Soebiakto juga menjadi koordinator alamat IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. AMPR-net Indonesia kemudian dikoordinir oleh Onno W. Purbo sejak tahun 2000. Salah satu aktivitas AMPR-net adalah mengkoordinasi aktifitas anggota ORARI melalui mailing list ORARI, orarinews@yahoogroups.com.

Pada awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan pelaku amatir radio Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS). BBS merupakan jaringan surat elektronik (e-mail) yang merelai e-mail untuk dikirim melalui server/komputer BBS yang mengkaitkan banyak "server" BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar.

Komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan rekan-rekan amatir radio di Indonesia terus berlanjut hingga awal 1990-an. Dengan peralatan komputer PC/XT kompatibel dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada dilakukan melalui jaringan amatir radio. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di kawasan Cinere. Dengan bantuan satelit-satelit OSCAR milik amatir radio, komunikasi lebih antara Indonesia-Kanada berjalan semakin cepat. Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan amatir radio ini.

Pada tahun 1992-1993, Muhammad Ihsan, seorang peneliti di LAPAN Ranca Bungur yang pada tahun 1990-an bersama dengan pimpinannya Ibu Adrianti menjalin kerjasama dengan DLR (Lembaga Penelitian Antariksa Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi radio paket pada band 70 cm dan 2 m. Di kemudian hari, Muhammad Ihsan menjadi motor penggerak di LAPAN untuk membangun dan mengoperasikan satelit buatan LAPAN Indonesia yang dikenal sebagai LAPAN TUBSAT maupun INASAT.

Jaringan LAPAN dikenal sebagai JASIPAKTA dan didukung oleh DLR. Muhammad Ihsan mengoperasikan relai penghubung antara ITB Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT. Di BPPT, Firman Siregar mengoperasikan gateway radio paket yang bekerja pada band 70 cm. Komputer PC 386 sederhana yang menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya.

Tanggal tanggal 7 Juni 1994, Randy Bush dari Portland, Oregon, Amerika Serikat melakukan ping ke IPTEKNET dan kemudian melaporkan hasilnya kepada rekan-rekannya di Natonal Science Foundation (NSF) Amerika Serikat. Dalam laporan Randy Bush tertera waktu yang dibutuhkan untuk ping pertama dari Indonesia ke Amerika Serikat, yaitu sekitar 750 mili detik melalui jaringan leased line yang berkecepatan 64 Kbps.

Nama lain yang tidak kalah berjasa adalah: Pak Putu. Beliau mengembangkan PUSDATA DEPRIN pada masa kepemimpinan Menteri Perindustrian Tungki Ariwibowo sekaligus menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id. Di masa awal perkembangan BBS, Pak Putu berjasa mempopulerkan penggunaan e-mail, khususnya di Jakarta. Aktivitas Pak Putu banyak didukung oleh Menteri Perindustrian Tungki Ariwibowo yang sangat menyukai komputer dan Internet. Pak Tungki adalah menteri pertama Indonesia yang menjawab e-mail sendiri.

Pada akhir tahun 1992, Suryono Adisoemarta kembali ke Indonesia. Kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amatir Radio Club (ARC) ITB seperti Basuki Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin yang didukung oleh Adi Indrayanto untuk mencoba mengembangkan gateway radio paket di ITB. Seperti tampak pada Gambar diatas, gateway tersebut menggunakan sebuah komputer 286 bekas, perhatikan baik-baik disket-nya yang berukuran besar. Pada hari ini, disket jenis tersebut sudah tidak di produksi lagi. ITB akhirnya turut berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Institusi lain seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN yang lebih dahulu terhubung ke jaringan Internet mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB, modem radio paket berupa Terminal Node Controller (TNC) merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN.

Ketika masih menempuh studi di University of Texas di Austin, Texas, Suryono Adisoemarta menyambungkan TCP/IP Amatir Radio Austin ke gateway Internet untuk pertama kalinya di gedung Chemical and Petroleum Engineering University of Texas, Amerika Serikat. Sejak saat itu, komunitas Amatir Radio TCP/IP Austin Texas tersambung ke jaringan TCP/IP di seluruh dunia. Pengetahuan inilah yang kemudian diterapkan Suryono Adisoemarta saat mengembangkan radio paket di ITB. Suryono Adisoemarta yang kemudian hari menyandang nama panggilan YD0NXX menjadi motor penggerak teknologi satelit Amatir Radio maupun teknologi Amateur Packet.

Reporting System (APRS) yang memungkinkan kita untuk melihat posisi-posisi stasiun amatir radio di peta di Internet yang dapat dilihat di situs (http://aprs.fi).

Berawal dari teknologi radio paket kecepatan rendah 1200 bps, ITB kemudian memperoleh sambungan 24 jam 14.4 Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET pada tahun 1995. Akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lainnya khususnya di PaguyubanNet.

September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5M bps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet & IIX sebesar 2 Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting dalam jaringan pendidikan di Indonesia yang menamakan dirinya AI3 Indonesia yang mengkaitkan lebih dari 25 lembaga pendidikan di Indonesia di tahun 1997-1998.

Jaringan pendidikan menjadi lebih marak pada saat naskah ini di tulis di tahun 2009. Dengan adanya JARDIKNAS dan INHEREN yang dioperasikan oleh DIKNAS dan mengkaitkan sekitar 15.000 lebih sekolah Indonesia ke Internet yang akan menjadi media untuk mencerdaskan bangsa Indonesia agar dapat berkompetisi di era globalisasi mendatang.